• SMA NEGERI 4 TAKARI
  • BANGKIT (Berkarakter, Adil, Netral, Gembira, Kreatif, Inovatif, dan Teladan)

Tata Kelola Pendidikan di NTT

(sebuah catatan analisis dari perpektif good governance)

Oleh: Ferry H. Umbu Tamu, S.Pd.,M.M *)

Menurut Bank Dunia (2013), tata kelola pendidikan dibagi menjadi empat dimensi utama. Dimensi tersebut mengukur tingkat efektifitas institusi pemerintah daerah yang melekat dengan penyelenggaran pelayanan pendidikan. Tujuannya untuk mengukur kinerja pendidikan daerah secara keseluruhan. Dimensi yang digunakan dalam mengukur tata kelola pendidikan yaitu; transparan dan akuntabilitas, sistim pengendalian manajemen, sistim informasi manajemen, efisiensi penggunaan sumber daya, dan standarisasi pelayanan pendidikan.

Pengelolaan pendidikan di NTT menjadi hal penting untuk dianalisis karena banyak persoalan dalam tata kelola pemerintah yang belum baik. Tata kelola pemerintahan yang belum baik akan berdampak pada dinas yang dinaunginya. Salah satunya adalah dinas pendidikan dan kebudayaan. Pengelolaan pendidikan yang kurang baik akan menimbulkan kesenjangan antara tujuan yang ingin dicapai dengan kenyataan yang terjadi.

Pengelolaan pendidikan dapat dianalisis dari perpektif good governance karena menjadi salah satu tolak ukur yang digunakan untuk melihat tata kelola pemerintah yang dianggap baik selama ini. Robert Charlick dalam Panji Santoso (2008) mendefiniskan good governance sebagai pengelolaan segala macam urusan publik secara efektif melalui pembuatan aturan dan atau kebijakan yang sah demi untuk mempromosikan nilai-nilai kemasyarakatan.

Tata kelola pendidikan jika dianalisis dari perpektif good governance maka meliputi sembilan prinsip good governance. Prinsip-prinsip itu antara lain; partisipation, rule of law, transparency, responsiveness, consensus orientation; equity, effektiveness and efficiency, accountability, dan strategic vision. Tata kelola pendidikan dianggap baik apabila memenuhi kriteria dari sembilan prinsip tersebut.

Bagaimana dengan tata kelola pendidikan di NTT? Mengapa demikian? Sejauh mana pengelolaan yang dilakukan? Dampaknya, bagi para guru jenjang PAUD, TK, SD, SMP, SMA, SMK dan SLB di NTT saat ini. Sebuah pertanyaan penting, apakah ada yang salah dalam pengelolaan pendidikan di NTT?. Namun, dari manakah akan dimulai perbaikan menuju perubahan? Apakah hanya habis di retorika belaka, tanpa ada tindakan restorasi?. Dan pada akhirnya restorasi pendidikan di NTT seperti apa?. Oleh karena itu carut marutnya pengelolaan pendidikan di NTT perlu segera diatasi. Intervensi demi intervensi oleh para pemerhati pendidikan perlu dilakukan terhadap para pemangku kepentingan.

Marilah kita lebih mengutamakan kepentingan umum diatas segala kepentingan pribadi atau golongan, agar amanat UUD 1945 untuk mencerdaskan kehidupan bangsa yang menjadi cita-cita luhur dapat terwujud. Khususnya kita di NTT, ‘menuju NTT cerdas dan NTT berbudaya’. Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa memberkati kita dalam pelaksanaan tugas pokok dan fungsi kita masing-masing sesuai dengan tanggunjawab. Selamat memperingati Hari Guru Nasional 22 November 2022. ‘Serentak Berinovasi, Wujudkan Merdeka Belajar’.

*) Kepala SMA Negeri 4 Takari

Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
AKIBAT HAMIL BEBERAPA REMAJA DI TA’OEL TERPAKSA PUTUS SEKOLAH

(sebuah catatan tentang dampak pengaruh lingkungan) Oleh : Orip Atte Pembangunan nasional sangat membutuhkan sumber daya manusia berkualitas. Untuk menciptakan manusia yang berkualita

08/05/2026 09:42 - Oleh Administrator - Dilihat 512 kali
Guru Itu Obor Yang Tak Redup. Nyalakan Masa Depan

Guru dalam bahasa Jawa menunjuk pada seorang yang harus digugu dan ditiru oleh semua murid dan bahkan masyarakat. Harus digugu artinya segala sesuatu yang disampaikan olehnya senantiasa

24/11/2025 20:43 - Oleh Administrator - Dilihat 1020 kali
Pahlawan Kecerdasan

Pertempuran Surabaya 10 November 1945, yang merupakan episentrum pembuktian de facto atas kedaulatan yang baru saja diproklamirkan pada 17 Agustue 1945. kedaulatan de jure Indonesia diu

12/11/2025 20:19 - Oleh Administrator - Dilihat 247 kali
HUJAN BERKAT PADA SUKACITA NATAL 2023 DAN PERESMIAN GEDUNG BARU SMANPATRI

Perayaan Syukur Natal tahun 2023 dan Tahun baru 2024 dengan Thema "Kemuliaan bagi Allah dan damai sejahtera di bumi". Momentum peryaaan tahun ini sedikit berbeda den

16/01/2024 18:33 - Oleh Administrator - Dilihat 650 kali
PANTUN

Warna mewah adalah warna mawar Bulat kecil itu keledai Jangan malas Ketika belajar Jika memang ingin pandai   Begitu luas lautan Yang harus kita salami Begitu luas wawasan

15/06/2023 10:03 - Oleh Administrator - Dilihat 730 kali
PERAN GURU PENGGERAK DALAM MENINGKATKAN SEMANGAT BELAJARAR MURID DI SMA NEGERI 4 TAKARI, KABUPATEN KUPANG, NUSA TENGGARA TIMUR

Oleh : Mesra Handayani Pahnael   BAB I PENDAHULUAN LATAR BELAKANG Indonesia adalah salah satu negara yang menerapkan pola pendidikan dengan guru penggerak. Guru  peng

27/04/2023 11:46 - Oleh Administrator - Dilihat 1146 kali
Implementasi Panca Prasetya KORPRI

(Sebuah Catatan Refleksi Kinerja) Oleh: Ferry H. Umbu Tamu, S.Pd.,M.M *) Setiap tanggal 29 November selalu diperingati sebagai hari Korps Pegawai Republik Indonesia yang disingkat KOR

29/11/2022 09:20 - Oleh Administrator - Dilihat 2212 kali
Kepahlawanan dan Keteladanan

(Sebuah Catatan Refleksi Sejarah) Oleh: Ferry H. Umbu Tamu, S.Pd.,M.M *) Pahlawan yang setia itu berkorban, bukan buat dikenal namanya, tetapi semata-mata membela cita-cita. (Mohammad

10/11/2022 08:53 - Oleh Administrator - Dilihat 1644 kali
Sumpah Pemuda dan Tantangan terhadap Generasi Z !

(Sebuah Catatan Refleksi) Oleh: Ferry H. Umbu Tamu, S.Pd.,M.M *)  “Berikan aku 10 pemuda dan akan aku goncang dunia”. Ir. Soekarno. Setiap tanggal 28 Oktober Ba

31/10/2022 13:00 - Oleh Administrator - Dilihat 2152 kali
Masih Ada Krisis Pendidikan di Pedesaan.

Oleh Orip Atte Pendidikan menentukan model manusia yang akan dihasilkannya. Pendidikan juga memberikan kontribusi yang sangat besar terhadap kemajuan bangsa, dan merupakan wahana dalam

27/08/2022 09:23 - Oleh Administrator - Dilihat 2535 kali