PERAN GURU PENGGERAK DALAM MENINGKATKAN SEMANGAT BELAJARAR MURID DI SMA NEGERI 4 TAKARI, KABUPATEN KUPANG, NUSA TENGGARA TIMUR
Oleh : Mesra Handayani Pahnael
BAB I
PENDAHULUAN
- LATAR BELAKANG
Indonesia adalah salah satu negara yang menerapkan pola pendidikan dengan guru penggerak. Guru penggerak dalam membangun atau meningkatkan semangat murid adalah seorang pendidik yang luar biasa dalam merubah para murid mulai dari sikap, perilaku dan pengetahuan dan lebih dari itu guru penggerak menjalankan tugas fungsinya dengan berpusat pada murid.
Pendidikan bertujuan mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdasakan kehidupan bangsa yang menjadi wahana untuk mengembangkan potensi peserta didik menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, Beraklak mulia, sehat berilmu, cakap kreatif, mandiri dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab, selain itu pendidikan yang dicapai dapat memberi kebahagiaan yang sesungguhnya. Pendidikan dan pengajaran tidak dapat dipisahkan. Menurut Ki Hajar Dewantara (KHD), pengajaran (onderwijs) adalah bagian dari pendidikan.
Pengajaran merupakan proses pendidikan dalam memberi ilmu atau berfaedah untuk kecakapan hidup anak secara lahir dan batin. Sedangkan pendidikan (opvoeding) memberi tuntunan terhadap segala kekuatan kodrat yang dimiliki anak agar ia mampu mencapai keselamatan dan kebahagiaan yang setinggi-tingginya baik sebagai seorang manusia maupun sebagai anggota masyarakat.
Pendidikan juga merupakan proses memfasilitasi pembelajaran atau perolehan pengetahuan, keterampilan, nilai moral, kepercayaan, dan kebiasaan (Swardi M.2018, Hodson, D. 2009), melalui pendidikan, orang dapat memiliki pengetahuan, terhadap suatu yang membuatnya menjadi manusia yang kritis dalam berpikir dan bertindak
Ukuran keberhasilan dilihat dari keterlibatan dan peran serta guru sebagai pendidik, dan murid sebagai anak didik, materi pembelajaran yang diberikan harus bervariasi dengan tidak didominasi dengan metode ceramah saja, melainkan mengusahakan beberapa metode yang variatif sehingga tidak menjenuhkan murid.
Selain guru sebagai pendidik guru juga merupakan ujung tombak dari semua hal yang bersangkutan dengan pendidikan. Kualitas pendidikan tergantung pada guru, maka semakin tinggi kualitas pendidikan maka semakin tinggi pula kualitas guru
Guru sangat memiliki kemampuan yang efektif dalam menggerakan dan meningkatkan semangat belajar murid di lingkungan SMA Negeri 4 Takari dengan menerapkan berbagai macam strategi dalam menuntun dan membimbing murid. Oleh karena itu guru sebagai insan pembelajar sepanjang hayat, yang artinya keprofesional guru tidak diukur dari seberapa lama ia mengajar, namun dilihat dari seberapa banyak ia belajar.
Permasalahan yang di alami guru dalam setiap tahun atau semester bisa sama dan juga bisa berbeda terutama dalam pengetahuan murid di sekolah. Tanpa disadari pengetahuan murid pada tiap-tiap semester sering berubah-ubah terkadang ada peningkatan dan terkadang juga ada yang menurun sehingga guru dapat mengambil keputusan untuk membentuk strategi-strategi pembelajaran. Agar dapat merubah dan meningkatkan pola pikir murid dalam belajar di lingkungan SMA Negeri 4 Takari.
Guru harus memberikan dorongan dalam peningkatan kemandirian dan kemampuan murid di lingkungan sekolah, serta menggerakan murid dalam proses belajar, dan mampu merubah murid untuk mandiri dalam belajar, mampu memunculkan motivasi murid untuk belajar dan mendidik karakter murid di sekolah
Dari pengertian diatas maka menurut para ahli pendidikan (Y.O;2020) Berpendapat bahwa guru adalah seorang professional dengan tugas utamanya adalah mendidik, mengajar, membimbing, mengerjakan, melatih, menilai, dan menguasai peserta dididk.
Maka dari uraian di atas dapat di ambil kesimpulan bahwa;
Guru harus menggerakan atau membangun kolaborasi dengan rekan-rekan guru yang lain untuk mendidik murid menjadi yang terbaik. Dengan tugas utamanya adalah menjadi pelatih (coach) dan penggerak guru-guru dan terutama pada para murid dalam mengembangkan pembelajaran yang kreatif, inovatif yang berpusat pada murid, serta mampu menjadi panutan dan pembawa perubahan yang baik dalam ekosistem pendidikan.
Berdasarkan pendapat di atas jelaslah betapa pentingnya peran guru dalam menggerakan murid dalam hal belajar dan beratnya tugas serta tanggung jawabnya terutama dalam pengembangan potensi manusia (murid) yang paling berperan adalah guru.
B. RUMUSAN MASALAH
Berdasarkan uraian diatas, maka permasalahan yang dapat di rumuskan dalam penelitian ini adalah;
- Bagaimana cara dan peran guru penggerak dalam menggerakan dan meningkatkan semangat belajar murid di lingkungan sekolah SMA Negeri 4 Takari
- Bagaimana cara untuk mengetahui strategi guru untuk merubah pola belajar murid di lembaga SMA Negeri 4 Takari
C. TUJUAN PENELITIAN
- Untuk mengetahui peran guru penggerak.
- Untuk mengetahui tugas guru penggerak.
- Untuk mengetahui guru penggerak dalam merubah murid
D. MANFAAT PENILITIAN
- Manfaat Teoritis
- Dapat memberikan pengetahuan tentang kesulitan guru dalam melaksanakan proses pembelajaran di sekolah
- Sebagai bahan acuan dan referensi pada penelitian yang dilakukan di masa yang akan datang.
- Manfaat Praktis
- Bagi guru
Hasil penelitian ini dapat diharapkan agar dapat dijadikan untuk memasukan dan membantu parah guru untuk mengembangkan profesinya melalui karya ilmiah
- Bagi penelitian selanjutnya
Hasil penilitian ini dapat di jadikan refrensi dalam penelitian yang lebih mendalam terkait peran guru penggerak.
- Bagi sekolah
Menyediakan sarana dan prasarana atau membangun cara belajar murid di lingkungan sekolah yang di butuhkan untuk dapat melaksanakan penelitian khususnya dalam penelitian yang berjudul “ PERAN GURU PENGGERAK DALAM MENINGKATKAN SEMANGAT BELAJARAR MURID DI SMA NEGERI 4 TAKARI, KABUPATEN KUPANG, NUSA TENGGA
BAB II
KAJIAN TEORI
A. KONSEP UMUM PROGRAM GURU PENGGERAK
Program guru penggerak adalah program pendidikan kepemimpinan bagi guru menjadi pemimpin belajar. program ini mencakup pelatihan online (daring), lokakarya, atau pertemuan antara guru pengajar disekolah setiap hari .
Program sekolah penggerak yang di pimpin oleh guru penggerak berfokus pada pengembangan hasil belajar murid secara holistic (cara pandang) dalam upaya mewujudkan profil pancasila, yang mencakup kompetensi (literasi) dan karakter. Program guru penggerak dilaksanakan melalui penguatan atau kerja sama antara kepala sekolah dan guru-guru yang lain untuk melakukan reformasi (perubahan-perubahan kecil). Secara drastis bagi pendidikan di sekolah
1. PENGERTIAN PROGRAM
Pengertian program adalah suatu rancangan struktur, desain, kode skema maupun bentuk yang lainya dengan yang di susun sesuai alur.
tentang program;
Ada beberapa teori yang mendefinisikan tentang pengertian program:
a. Sukrisno
Program adalah kata, ekspresi, atau penyataan yang disusun dan dirangkai menjadi satu kesatuan prosedur, yang berupa urutan langkah-langkah untuk menyelesaikan suatu masalah yang di lakukan
b. Sunarto S. Kom.
Program adalah sekumpulan inetarksi yang di wujudkan dalam bentuk lain, apabila digunakan dalam media yang dapat di baca dengan computer.
c. Sindhunata
Program adalah kumpulan pernyataan yang tepat dan urutan yang kegunaan-kegunaan nya adalah untuk memberi tau computer bagaimana melaksanaknan suatu pekerjaan.
Maka dari 3 (tiga) pakar di atas dapat diambil kesimpulan bahwa:
Program merupakan kumpulan kegiatan nyata, yang dilaksanakan oleh suatu atau beberapa instansi dalam rangka membangun kerja sama dengan tujuan adalah untuk mencapi target yang akan dilaksanakan.
2. TUJUAN PROGRAM
Tujuan program adalah untuk mempermudah suatu hal agar pekerjaan bisa lebih produktif dan lebih efisien.
1. PENGERTIAN GURU PENGGERAK
Guru penggerak adalah pemimpin pembelajaran yang mendorong tumbuh kembang murid secara holistic, dan proaktif dalam mengembangkan pendidikan untuk mengimplementasikan pelajaran yang berpusat pada murid, serta menjadi teladan dan agen transformasi ekosistem pendidikan untuk mewujudkan profil belajar Pancasila.
Guru penggerak adalah program yang menciptakan agen di dalam ekosistem pendidikan.
Ada beberapa ahli yang mendefinisikan peran serta guru penggerak;
- Menurut Satriawan Et, At, ( 2021)
Mengungkapkan bahwa guru penggerak harus menjadi salah satu persyaratan atau pengawas kepada kepala sekolah yang memiliki kompetensi unggul sehingga kedepannya terlahir generasi penggerak yang dapat menjadi contoh dalam proses perubahan kearah yang lebih baik lagi sehingga kualitas pendidikan lebih meningkat.
- Menurut penelitian Hendri (2020) Program guru penggerak yang terwadahi dalam kurikulum merdeka memiliki relevansi.
- Menurut (Sirait S. Murnia. E Dan Sihotang H, 2021).
Guru penggerak tidak sebatas melaksanakan tugasnya sebagai pelajar dalam menyiapkan perencanaan pembelajaran, menyiapkan materi murid namun harus memiliki kemauan dan kemampuan dalam hal memimpin, berinovasi serta melakukan perubahan.
Ada pun peran guru penggerak dalam Pendidikan (Sutkino . M. S2007manier E,2015)
- Guru penggerak menjadi agen perubahan dalam hal menungkatkan kualitas kepemimpinan murid di sekolah.
- Guru menjadi pengerak dalam komunitas pelajar bagi rekan-rekan guru di sekolah dan wilayahnya. Menjadi pelatih bagi rekan-rekan guru merupakan peran dari guru penggerak diharapkan kehadiran guru penggerak mampu membawa suatu perubahan yang baik bagi guru yang di gerakan khusunya dalam kualitas mengejar murid dan kemandirian guru dalam mengembangkan dirinya secara mandiri.
- Menjadi motivator.
Guru merupakan motivator dalam pembelajaran dan memacu aktifitas belajanya.
- Guru sebagai penasehat.
Guru merupakan seorang penasehat bagi murid dalam mengalami masalah yang di hadapi.
- Guru sebagai model dan teladan
Guru sebagai model dan teladan bagi parah murid yang artinya sifat dasar kegiatan pembelajaran dan etika seorang guru harus di perhatikan agar tidak membuat murid tertarik dengan pembawaan guru.
Maka dari 4 (empat) pakar diatas dapat diambil kesimpulan bahwa;
Peran guru penggerak berfungsi sebagai roda perubahan pendidikan yang berpusat pada murid dan mengontruksi ekosistem yang lebih baik lagi.
Guru penggerak bertugas menjadi pelatih, dan penggerak bagi guru yang lain dalam mengembangkan pelajaran yang kreatif dan inovatif yang berpusat pada murid, serta mampu menjadi panutan dan pembawa perubahan yang baik dalam ekosistem pendidikan.
- MENGETAHUI STRATEGI BELAJAR GURU
Strategi adalah siasat atau cara, hal ini berarti Langkah-langkah yang direkayasa sedemikian rupa oleh guru untuk mencapai tujuan tertentu. Strategi secara umum dapat di artikan sebagai suatu garis-garis haluan untuk bertindak dalam usaha mencapai sasaran yang telah di tentukan (Djmara Bahri Syairful 1945;5). Dalam dunia pendidikan strategi di artikan sebagai suatu perencanaan yang berisi tentang rangkaian kegiatan yang di lakukan untuk mencapai tujuan tertentu.
Dari pengertian diatas dapat di simpuikan bahwa; strategi pembelajaran yang diterapkan oleh guru untuk merubah pola belajar murid merupakan suatu rencana atau tindakan yang termasuk juga pemanfaatan metode dalam penyusunan strategi dapat membantu guru dalam proses belajar mengajar di lingkungan SMA Negeri 4 Takari.
- Kebijakan program guru penggerak disekolah
Menurut menteri pendidikan nasional (pemendiknasnomor 16 tahun 2007) tentang standar kualifikasi, akademik dan kompetensi guru pada kopetensi pedagogik dan kompetensi professional, penilaian terhadap kinerja guru adalah penilaian yang dilakukan terhadap setiap kebijakan yang mendukung kegiatan-kegiatan kecil serta pelaksanaan tugasnya sehari hari.
2. TUJUAN PROGRAM GURU PENGGERAK DI SEKOLAH
Secara umum, program guru penggerak ini bertujuan untuk mendorong proses pelaksanaan pendidikan agar dapat meningkatkan hasil belajar murid secara holistis (Terperinci).
(naskah akademik program guru penggerak 2020, hlm 39) secara spesifik program ini bertujuan untuk;
- Menigkatkan literasi, karakter para murid di lingkungan SMA N 4 Takari
- Meningkatkan iklim kolaborsi bagi para pemangku kepentingan di bidang pendididkan lingkup sekolah.
- Meningkatkan kapasitas (kemampuan) kepala sekolah dan guru-guru mendorong terciptanya pembelajaran berkualitas.
- Memudahkan guru dalam melakukan inovasi pembelajaran, serta kepala sekolah untuk melakukan evaluasi diri dan pengelolaan sekolah melalui sarana dan prasarana yang ada.
3. MANFAAT PROGRAM GURU PENGGERAK DI SEKOLAH
- Program guru penggerak disekolah dapat memberi manfaat baik bagi pemerintah daerah maupun satuan pendidikan.
(naskah akademik program guru penggerak di sekolah, 2020 hlm 43) bagi pemerintah daerah program guru penggerak di sekolah diharapkan dapat.
- Meningkatkan mutu pendidikan di sekolah..
- Melakukan praktek-praktek dalam membangun pengembangan sekolah penggerak yang akan dipimpin oleh guru penggerak.
- Bagi satuan pendidikan diharapkan dapat penggerak program guru disekolah;
- Meningkatkan mutu pendidikan ditingkat satuan pendidikan. mendapat pelatihan untuk mendapat kompetensi kepala sekolah dan guru.
- Mendapatkan pendampingan untuk transformasi satuan pendidikan.
4. RUANG LINGKUP PROGRAM GURU PENGGERAK DI SEKOLAH
Ruang lingkup program guru penggerak di sekolah dalam (naskah akademik program guru penggerak di sekolah 2020 hlm 24 ) terbagi dalam beberapa aspek;
- Pembelajaran di sekolah akan menerapkan pembelajaran paradikma (teori pengetahuan pembelajaran) baru dengan cara mencapai pembelajaran secara sederhana dan holistic.
- Program sekolah yang akan dipimpin oleh guru penggerak adalah untuk mengoptimalkan pemanfaatan teknologi dalam proses belajar mengajar murid di sekolah untuk membantu atau memudahkan para guru di sekolah dalam melakukan penilaian.
BAB III
METODE PENELITIAN
A. JENIS PENELITIAN
Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Penelitian ini merupakan tipe yang menggambarkan suatu objek penelitian yang berdasarkan karakteristik yang dimiliki. Penelitian deskriptif kualitatif bertujuan untuk menjelaskan fenomena sedalam-dalamnya melalui pengumpulan data.
Penelitian deskriptif berusaha menuturkan respon mengenai strategi komunikasi yang ada berdasarkan data-data dan hasil observasi, maka melalui penyajian data. Penelitian ini tidak berusaha mencari hubungan, tidak pula menguji hipotesis, serta tidak terpaku pada teori. Dengan demikian peneliti dapat bebas menggali informasi yang dibutuhkan dari objek penelitiannya saat berada dilapangan.
B. PENDEKATAN PENELITIAN
Pendekatan penelitian adalah keseluruhan cara atau kegiatan dalam suatu penelitian yang dimulai dari perumusan masalah sampai membuat suatu kesimpulan. Pendekatan kualitatif adalah suatu pendekatan yang biasa disebut pendekatan investigasi (penelitian yang dilkukan langsung dilapangan) karena biasanya peneliti mengumpulkan data dengan cara bertatap muka langsung dan berinteraksi langsung dengan orang - orang ditempat penelitian.
C. LOKASI PENELITIAN DAN WAKTU PENELITIAN
- Lokasi penelitian
Sesui dengan judul penelitian, maka penelitian ini berlokasi di lingkungan sekolah SMA Negeri 4 Takari, Kabupaten Kupang, Kecamatan Takari Desa Oelnaineno. Alasan peneliti mengambil tempat penelitian ini adalah untuk mengetahui atau mendeskripsikan bagaimana peran guru penggerak dalam mengadakan berbagai macam kegiatan di lingkungan sekolah.
- Waktu penelitian
Yang dilakukan peneliti yakni pada tanggal 10 maret sampai 04 maret 2023.
D. DATA DAN SUMBER DATA
- Data pokok
Data pokok penelitian ini adalah data yang didapat tanpa perantara dari sumber terkait yaitu guru penggerak sendiri di lingkungan sekolah. Dan pengamatan – pengamatan yang dilakukan oleh peneliti di lingkungan sekolah tersebut melalui teks tertulis, rekaman suara, video, dan foto.
- Data penunjang
Sumber data dalam penelitian ini adalah keadaan guru penggerak di lingkungan sekolah dengan melakukan kegiatan-kegiatan baik keikutsertaan murid maupun rekan sejawat maupun kepala sekolah.
E. METODE PENGUMPULAN DATA
- Obsevasi partisipan
Obsevasi adalah tehnik pengumpulan data yang digunakan apabila penelitian berkenaan dengan data yang digunakan dan penelitian dengan penelitian berkenan dengan perilaku manusia, proses kerja yang akan diamati. Penelitian berkujung ke lapangan untuk mengamati bagaimana strategi guru penggerak dalam melakukan kegiatan mengajar di lingkungan sekolah.
- Dokumentasi
Dokumentasi digunakan untuk memperoleh data langsung dari tempat penelitian. Dokumentasi yang dimaksud adalah untuk melengkapi data dari hasil observasi yang dilakukan. Oleh karena itu dalam penelitian ini penulis melakukan penelitian dengan membuat catatan-catatan penting yang berkaitan dengan data yang dibutuhkan dari informasi untuk mendukung kevalidtan data, data yang diperoleh seperti foto, audio, video selama di lapangan dan peneliti memperoleh secara langsung hasil dokumetasinya.
Dokumentasi yang peneliti temukan sangat relevan dengan hasil penelitian ini karena, terbukti secara langsung dalam pengamatan dan benar-benar telah dilakukan strategi pembelajaran yang dilakukan oleh guru penggerak dalam proses belajar mengajar.
- Wawancara
Wawancara adalah suatu kegiatan untuk mendapatkan informasi yang tepat dari narasumber
Wawancara yang dimaksud untuk dapat memperoleh suatu data untuk memperoleh informasi, selanjutnya peneliti dapat menjebarkan lebih luas mengenai informasi tersebut mengenai pengolahan data secara konferensif. Peneliti akan mewawancarai beberapa narasumber yang dianggap relevan dengan objek penelitian yaitu mengenai peran guru penggerak disekolah.
F. ANALISIS DATA
Teknik analisis data yang penulis gunakan dalam penelitian adalah deskriptif kualitatif. Dengan demikian maka peneliti menggunakan Teknik analisis yang berpedoman kepada Miles And Huberman. Miles And Huberman dalam buku Sugiono mengemukakan bahwa aktivitas dalam analisis data kualitatif dilakukan secara interaktif dan datanya sudah jenuh.
Pada aktifitas dalam analisis data ada beberapa tahapan yang diambil oleh peneliti:
- tahap pengumpulan data yakni peniliti masuk kedalam lingkungan penelitian dan pengumpulan data.
- tahap reduksi data yaitu proses pilah-pilah, pemfokusan perhatian pada data kasar yang ditemukan dari informasi tertulis dilokasih penelitian.
- tahap pengambilan kesimpilan yaitu pengambilan kesimpulan dari berbagai data yang sudah dianalisis.
Langkah-langkah kerja yang dianalisis secara sistematis sebagai berikut:
- penulis mendengarkan rekaman hasil penelitian,
- penulis menyimpulkan hasil rekaman tersebut berdasarkan hasil penulis
- penulis menuangkannya dalam bentuk tulisan.
BAB IV
HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
A. HASIL PENELITIAN
- Deskripsi lokasi, waktu, dan subjek penelitian
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengertian, peran atau tugas dari seorang guru penggerak dalam meningkatkan semangat belajar murid di SMA Negeri 4 Takari: (1). Mengetahui pengertian guru penggerak (2) Mengetahui tugas dan peran guru penggerak di lembaga SMA Negeri 4 Takari, Desa Oelnaineno, Kecamatan Takari, Kabupaten Kupang. (3). Responden yang dilakukan dalam penelitian dalam hal ini wawancara dari pemimpin lembaga satu orang guru serta satu orang murid di lembaga yang dilakukan dalam bulan maret 2023
- Deskripsi Hasil Penelitian
- Hasil wawancara
Sesuai dengan hasil wawancara yang dilakukan pada pemimpin lembaga, satu orang guru serta satu orang murid di lembaga SMA Negeri 4 Takari pada hari Kamis, 16 Maret 2023 terkait dengan guru penggerak.
Hasil wawancara yang didapati dari pemimpin lembaga SMA Negeri 4 Takari (Ferri H. Umbu Tamu S.Pd.,MM), menyatakan bahwa guru penggerak merupakan kegiatan yang di programkan dari Kementrian yang berlaku untuk seluruh guru di Indonesia , dan terkususnya pada lembaga SMA Negeri 4 Takari ini terdapat beberapa guru yang terlibat pada guru penggerak. Ada beberapa peran dari seorang guru penggerak adalah bagaimana menggerakan, membawa perubahan tentang sesuatu yang ada di lembaga untuk menjadi lebih baik. Dan peran guru penggerak dalam kegiatan lembaga adalah bagaimana guru penggerak mengikuti kegiatan-kegiatan yang sudah dirancang oleh kementrian, baik itu kegiatan bersifat belajar individual maupun kegiatan belajar Bersama atau kelompok dengan guru-guru yang lain dalam kegiatan zoom maupun kegiatan-kegiatan yang lain.
Peran dari guru penggerak dapat membawa dampak positif bagi lembaga, karna dalam program kegiatan tersebut seorang guru penggerak itu belajar banyak hal tentang kurikulum, tentang budaya positif yang harus dilakukan di sekolah, tentang Filosofi Ki Hajar Dewantoro, tentang visi misi dan perubahan sekolah.
Hal-hal penting yang bisa diambil dari guru penggerak untuk melakukan perubahan-perubahan di lembaga adalah praktek baik yang diterapkan, karna dalam pembelajaran ini dapat menggunakan alur merdeka belajar yang dimulai dari diri sendiri, elaborasi (penerapan) pemahaman, ruang kolaborasi, demonstrasi, konseptual, elaborasi konsep, koneksi antar materi dan ada yang namanya aksi nyata yang akan menjadi hal baru dan yang akan nampak dan terlihat dalam kegiatan yang dilakukan dari seorang guru penggerak di lembaga.
Selanjutnya hasil wawancara bersama Ibu Theresia Naema Tobi S.Pd, menyatakan bahwa guru penggerak adalah salah satu program dari kemendikbud. Guru penggerak adalah pemimpin pembelajaran dan membantu tumbuh kembang murid secara holistis, aktif dan proaktif serta mampu memotivasi guru-guru yang lain. Setiap lembaga yang ada di Indonesia di terapkannya guru penggerak karena guru penggerak ini adalah salah satu program dari kemendikbud, pada program guru penggerak ini di mulai pada awal tahun 2020 kemendikbud sudah meluncurkan program ini dengan upaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan yang dilakukan menyeluruh di Indonesia baik dari PAUD, SD, SMP dan SMA. Tugas dan peran dari guru penggerak adalah dapat menggerakan komunitas belajar baik siswa maupun rekan-rekan guru di sekolah, dan bisa menjadi pengajar bagi rekan-rekan guru yang terkait dengan pengembangan pembelajaran di sekolah, dapat mendorong peningkatan kepemimpinan murid di sekolah dan dapat memberikan ruang yang positif di antaranya adalah ruang kolaborasi antar guru dan pemimpin ekosistem pendidikan di sekolah.
B. PEMBAHASAN
Tugas dan peran dari seorang guru penggerak dalam meningkatkan semangat belajar murid di lembaga SMA Negeri 4 Takari:
- Mewujudkan kepemimpinam murid
- Meningkatakan kemandirian dan kepemimpinan peserta didik di lembaga
- Menorong tumbuh kembang murid secara holistis, aktif dan proaktif
- Mampu berkolaborasi dengan rekan-rekan guru dan kepalah sekolah
- Mampu menjadi motivator, teladan, penasehat, dan kepemimpinan dilembaga.
Dengan adanya guru penggerak maka penulis mampu mengetahui apa itu guru penggera dalam membawa perubahan dalam lembaga dalam haal ini berkaitan dengan ekosistem belajar murid. Guru penggerak dapat membawa perubahan bagi murid dan guru-guru yang lain dengan cara memberi motifasi, membimbing, mampu berkolaborasi antar guru maupun peserta didik dalam hal belajar serta melakukan evaluasi peserta didik, salah satu pembawa perubahn adalah melatih muridnya untuk mencoba hal-hal baru yang membawa nilai positif dalam lembaga.
Ada juga program yang dilakukan oleh guru penggerak yakni pelatihan online (daring), lokakarya, atau pertemuan antara beberapa guru penggerak dalam membangun atau merubah kegiatan-kegiatan yang ada di lembaga. Guru penggerak juga dapat mendorong dan membangun kesepakatan dengan semua guru dalam membangun setiap kegiatan-kegiatan di lingkungan sekolah baik dalam hal berinovasi maupun dalam kegiatan-kegiatan ekstra lainya
BAB V
KESIMPULAN
A. SIMPULAN
Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan mengenai peran guru penggerak dalam menungkatkan proses belajar murid di lembaga SMA Negeri 4 Takari, Desa Oelnaineno, Kecamatan Takari, Kabupaten. Kupang, Provinsi NTT, dapat disimpulkan bahwa guru penggerak sebelum melakukan kegiatan pembelajaran terlebih dahulu diawal tahun pembelajaran melakukan pemetaan bakat, minat, karakter, dan kesiapan belajar, serta gaya belajar murid.
Selama proses pembelajaran berlangsung guru penggerak menggunakan pembelajaran diferensiasi yaitu diferensiasi proses, konten dan produk serta rutin menanamkan budaya positif didalam kelas yaitu salah satunya adalah membuat kesepakatan kelas bersama para murid dan guru penggerak juga terhadap guru yang tanggap terhadap teknologi. Guru penggerak sangat sadar dan tau bahwa setiap murid itu memiliki bakat, minat dan gaya belajar murid berbeda - beda sehingga tidak bisa disamakan dan setiap murid juga memiliki kebutuhan yang berbeda - beda di dalam melakukan pembelajaran.
Guru penngerak yang dimaksud adalah pemimpin pembelajaran yang mendorong tumbuh kembang murid secara holistis, aktif dan proaktif untuk mengimplementasikan pembelajaran yang berpusat pada murid. Peran dari guru penggerak adalah mampu berkolaborasi dengan rekan guru dan pemimpin lembaga dalam proses meningkatkan semangat belajar murid di lembaga dan mampu berinovasi dalam melakukan setiap kegiatan.
B. IMPLIKASI
Berdasarkan hasil penelitian yaitu berupa peran guru penggerak dan deskripsi analisis guru penggerak dalam proses pembelajaran di SMA Negeri 4 Takari bahawa dari hasil penelitian ini di miliki implikasi yaitu
- bagi sekolah dapat dijadikan acuan guru penggerak dalam proses pembelajaran
- meningkatkan kemampuan guru tentang proses pembelajaran yang dilakukan di lembaga
- hasil penelitian ini menjadi referensi sumber bagi penelitian relevan dalam guru penggerak dalam meningkatkan proses belajar murid.
C. SARAN
Berdasarkan hasil penelitian kualitatif, penulis ingin menyampaikan saran-saran sebagai berikut:
- bagi sekolah
Bagi sekolah hendaknya memberikan sosialisasi program guru penggerak, sosialisasi program kegiatan yang akan dilakukan oleh guru penggerak di sekolah dan memberikan ruang yang cukup bagi guru penggerak untuk shering dengan hambatan-hambatan yang di hadapi dalam menjalankan program guru penggerak agar kedepannya lebih banyak guru yang mengikuti program guru penggerak dari kemendikbud dan banyak guru-guru yang nantinya menjadi guru penggerak.
- bagi guru
Guru penggerak lebih mengembangkan inovasi pembelajaran yang menarik dalam melakukan kegiatan pembelajaran, menjaga hubungan kolaborasi yang baik bersama guru-guru, kepala sekolah, dinas terkait, wali murid, maupun peserta didik agar dapat menyamkan visi dan misi dalam menerapkan profil belajar Pancasila.
Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
AKIBAT HAMIL BEBERAPA REMAJA DI TA’OEL TERPAKSA PUTUS SEKOLAH
(sebuah catatan tentang dampak pengaruh lingkungan) Oleh : Orip Atte Pembangunan nasional sangat membutuhkan sumber daya manusia berkualitas. Untuk menciptakan manusia yang berkualita
Guru Itu Obor Yang Tak Redup. Nyalakan Masa Depan
Guru dalam bahasa Jawa menunjuk pada seorang yang harus digugu dan ditiru oleh semua murid dan bahkan masyarakat. Harus digugu artinya segala sesuatu yang disampaikan olehnya senantiasa
Pahlawan Kecerdasan
Pertempuran Surabaya 10 November 1945, yang merupakan episentrum pembuktian de facto atas kedaulatan yang baru saja diproklamirkan pada 17 Agustue 1945. kedaulatan de jure Indonesia diu
HUJAN BERKAT PADA SUKACITA NATAL 2023 DAN PERESMIAN GEDUNG BARU SMANPATRI
Perayaan Syukur Natal tahun 2023 dan Tahun baru 2024 dengan Thema "Kemuliaan bagi Allah dan damai sejahtera di bumi". Momentum peryaaan tahun ini sedikit berbeda den
PANTUN
Warna mewah adalah warna mawar Bulat kecil itu keledai Jangan malas Ketika belajar Jika memang ingin pandai Begitu luas lautan Yang harus kita salami Begitu luas wawasan
Implementasi Panca Prasetya KORPRI
(Sebuah Catatan Refleksi Kinerja) Oleh: Ferry H. Umbu Tamu, S.Pd.,M.M *) Setiap tanggal 29 November selalu diperingati sebagai hari Korps Pegawai Republik Indonesia yang disingkat KOR
Tata Kelola Pendidikan di NTT
(sebuah catatan analisis dari perpektif good governance) Oleh: Ferry H. Umbu Tamu, S.Pd.,M.M *) Menurut Bank Dunia (2013), tata kelola pendidikan dibagi menjadi empat dimensi utama. D
Kepahlawanan dan Keteladanan
(Sebuah Catatan Refleksi Sejarah) Oleh: Ferry H. Umbu Tamu, S.Pd.,M.M *) Pahlawan yang setia itu berkorban, bukan buat dikenal namanya, tetapi semata-mata membela cita-cita. (Mohammad
Sumpah Pemuda dan Tantangan terhadap Generasi Z !
(Sebuah Catatan Refleksi) Oleh: Ferry H. Umbu Tamu, S.Pd.,M.M *) “Berikan aku 10 pemuda dan akan aku goncang dunia”. Ir. Soekarno. Setiap tanggal 28 Oktober Ba
Masih Ada Krisis Pendidikan di Pedesaan.
Oleh Orip Atte Pendidikan menentukan model manusia yang akan dihasilkannya. Pendidikan juga memberikan kontribusi yang sangat besar terhadap kemajuan bangsa, dan merupakan wahana dalam