• SMA NEGERI 4 TAKARI
  • BANGKIT (Berkarakter, Adil, Netral, Gembira, Kreatif, Inovatif, dan Teladan)

Kerja sama, sama-sama kerja

Pada umumnya orang yang tidak rendah hati suka menyombongkan diri bahwa dialah yang paling berpengaruh  dan berjasa dalam suatu kesuksesan. Ia melupakan semua keberhasilan itu merupakan kerja sama tim yang kokoh dan kuat. Ia bersikap egois dan relative sensetif. Jika sedang mengerjakan sesuatu dan menyelesaikan tugas atau pekerjaan, selalu menghitung-hitung berapa besar suatu beban pekerjaan yang sudah ia laksanakan. Ia juga kadang memperhitungkan beban pekerjaan yang telah dipercayakannya untuk ia laksankan. Ia juga pekerja merupakan pekerja keras yang tidak memperhitungkan kontribusi orang lain. Ia akan menilai bahwa dirinyalah yang bekerja sendiri untuk menggapai kesuksesan itu. Ia tidak memperdulikan jasa orang lain.

Ketika kita baca dalam Kitab Keluaran 17 : 12 "Maka penatlah tangan Musa, sebab itu mereka mengambil sebuah batu, diletakkanlah di bawahnya, supaya ia duduk di atasnya; Harun dan Hur menopang kedua belah tangannya, seorang di sisi yang satu, seorang di sisi yang lain, sehingga tangannya tidak bergerak sampai matahari terbenam. "seorang Musa pun tidak bisa bekerja sendirian tanpa dibantu oleh orang lain. Dalam bacaan ini bahwa Ia harus mengangkat tongkat Allah di tangannya agar Israel di bawah pimpinan yosua bisa memenangkan peperangan. Bila ia mengangkat tongkat itu maka Israel akan lebih kuat daripada Amalek, akan tetapi ketia ia menurunkan tongkat itu maka amaleklah yang lebih kuat. Musa sebagai manusia biasa yang dipakai Tuhan untuk menyelamatkan bangsa Israel dari tanah perbudakan juga pasti mengalami yang namanya kelelahan sehingga tangannya tidak kuat mengangkat tongkat itu. Namun ada dua orang di situ yaitu Harun dan Hur menolong Musa agar Musa tetap dapat mengangkat tongkat tersebut sehingga Amalek mengalami kekalahan. Yosua memperoleh kemenangan.

Nabi Musa sedang memegang tongkat Allah

Dalam dunia sekarang ini, pasti Yosua-lah yang akan memperoleh pujian dan sanjungan. Orang-orang lebih mudah melupakan kekuatan dan kontribusi orang lain yang ada dibalik layar daripada melupakan pahlawan yang kelihatan. Dalam organisasi pun ada yang harus bekerja dan berkarya dilapangan, adapula yang tidak terlihat seperti para pendoa. Mereka sungguh berdoa agar visi misi organisasi dapat tercapai. Mereka tidak dikenal, mereka kerja seperti kerja jantung pada manusia. Orang memang tidak melihat jantung dengan mata,tetapi mereka percaya bahwa jantung adalah organ yang penting. Tanpanya, seorang bisa diputuskan meninggal.

Kerjasama, sama-sama kerja adalah proses pelibatan banyak orang dalam organisasi itu, disini tidak perlu menonjolkan siapa yang paling cape dalam bekerja apalagi suka menghitung-hitung, suka menonjolkan diri dengan berbagai ekpresi bahwa dialah yang paling banyak berkontribus. Akan tetapi perlu ingat bahwa dalam sebuah organisasi kesuksesan dapat diraih apabila bekerja secara bersama-sama. Marilah kita belajar dari Musa, Yosua, Harun dan Hur sudah membuktikannya. Mengapa kita tidak? ( OA)

Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
KASIH TAK PERNAH BERKESUDAHAN

1 korintus 13:4  “Kasih itu sabar, kasih itu murah hati, ia tidak cemburu. Ia tidak memegahkan diri dan tidak sombong.”   Syalom, untuk kita semua di sini kami

15/06/2023 11:01 - Oleh Administrator - Dilihat 468 kali
Renungan Lukas 10: 25-37 Orang Samaria Yang Murah Hati

Oleh : Ferry H. Umbu Tamu, S.Pd,.M.M Ayat 25 : Pada suatu kali berdirilah seorang ahli Taurat untuk mencobai Yesus, katanya: "Guru, apa yang harus kuperbuat untuk memperoleh hidup ya

05/06/2022 11:03 - Oleh Administrator - Dilihat 26377 kali